Monthly Archives: January 2012

Menatap Masa Depan yang Cerah

Hari kemarin adalah sejarah, hari esok adalah misteri dan hari ini adalah realita tempat kita berkarya. Itulah ungkapan yang tepat yang perlu kita tanamkan dalam diri. Kita tidak perlu risau dengan “kegelapan” masa lampau, karena itu telah berlalu. Kita tidak perlu bersedih apabila masa depan belum jelas, yang perlu kita pikirkan hari ini adalah bagaimana bisa berkarya dengan baik dan optimal. Karena karya-karya nyata kita hari ini akan mencerminkan masa depan kita yang lebih cerah.
Besyukurlah pada yang kuasa karena hari ini kita diberi nikmat. Tak pernah sedetik pun kita terlupakan oleh sang pencipta. Nikmat diberi umur, nikmat bernafas, nikmat sehat dan nikmat yang lain yang sudah Nampak dan belum Nampak, yang terpikir dan yang tak terpikir. Bisa terbayang oleh kita semua, seandainya jantung oleh Tuhan diistirahatkan barang satu menit saja. Kita tentu sudah tak bernyawa lagi, karena tak ada yang memompa darah.
Karya nyata merupakan bentuk dari rasa syukur terhadap Tuhan. Semakin berkualitas karya nyata kita, akan semakin menunjukan bahwa rasa syukur kita tinggi. Karya yang memiliki cita rasa tinggi akan dihargai banyak orang. Hukum alam menjadikan kita tangguh dan berbudaya. Semakin menyatunya diri kita dengan alam, semakin kita menyadari bahwa kita adalah bagian dari alam itu sendiri.
Tak ada kesempatan kita untuk menghabiskan waktu untuk hal yang tidak perlu. Yang ada hanyalah terus berkarya dan terus berkarya demi pengabdian kita kepada Sang Pencipta yang telah memberikan kesempatan untuk berkarya. Waktu kita tidak terlalu banyak dibandingkan dengan tugas yang kita miliki.
Terus berkarya dan bersiap-siagalah…

Terapkan Pedagogik untuk Guru

Miris sekali ketika kita mendengar ada “oknum” guru melakukan penganiyayaan terhadap siswanya. Hal ini mencederai wajah pendidikan yang sedang mencari bentuk ideal di negeri ini. Seorang guru tidak sewajarnya melakukan tindakan kekerasan dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). Apalagi di kalangan masyarakat seorang guru sudah disebut sebagai sosok untuk “digugu” dan “ditiru”.

Bisa dibayangkan masa depan bangsa ini jikalau pendidikan dilakukan dengan kekerasan.Tidak alasan bagi seorang guru untuk melakukan tindakan kekerasan kepada siswanya meskipun dengan dalih bagian dari proses pembelajaran, sebab pendidikan dilaksanakan untuk memanusiakan manusia.

Seyogyanya seorang guru mengkaji ulang cara mengajar disesuiakan dengan ilmu pedagogik (ilmu tentang mendidik anak), sehingga tidak ada pembelajaran dengan menggunakan kekerasan. Memang dalam alat pendidikan setelah pemberian tauladan, nasihat dan Reward (hadiah), ada yang dinamakan Punishment (hukuman). Akan tetapi hukuman yang dimaksud dalam rangka mendidik bukan untuk melukai. Karena siswa merupakan anak yang dititipkan orang tuanya kepada pihak sekolah.

Oleh sebab itu, seorang guru senantiasa menjaga kesabaran dan keuletan dalam menjalankan tugas mulia yaitu mengajar. Keterlibatan orang tua juga mempengaruhi bagaimana proses pendidikan ini akan semakin baik. Hal ini akan lebih sempurna lagi apabila pengawas pendidikan ikut andil dalam mengawal proses pendidikan untuk generasi bangsa yang lebih baik.

Semoga kita dapat mengambil hikmah yang besar dengan kejadian di atas. Harapan besar pendidikan menjadi pondasi dalam mewujudkan negara yang adil, makmur dan sejahtera.

UPI Tasikmalaya Kembangkan Posdaya, Menuju Kemandirian Bangsa

“Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) dilaksanakan dalam rangka memberdayakan masyarakat guna menekan angka kemiskinan di Indonesia…”

Sukajadi, Ciamis (10/10), Pemberdayaan masyarakat merupakan program pemerintah yang pada saat ini sedang digalakkan untuk menciptakan masyarakat yang kreatif dengan mengenali potensi dan masalah yang ada dilingkungan sekitarnya. Salah satu jenis program pemerintah yang paling dikenal oleh masyarakat adalah Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) – Mandiri Perdesaan. Program ini telah dijalankan oleh pemerintah sejak tahun 2007. Begitu juga dengan yang terjadi di Desa Sukajadi Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Program PNPM-Mandiri Perdesaan dinilai berhasil dalam kegiatan infrastruktur dan pendidikan. Hal ini terbukti dengan dibangunnya beberapa ruas jalan dengan kondisi tanah berbatu kerikil pada tahun 2009 dan gedung Madrasah Diniyyah tahun 2010. Penduduk desa Sukajadi sangat antusias dan bersemangat bergotong royong melaksanakan pembangunan di daerahnya. Namun tak cukup sampai disana, masyarakat pedesaan masih membutuhkan program yang menyentuh langsung masyarakat terutama dalam tataran bidang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat lainnya dalam rangka membangun mayarakat yang sejahtera sesuai dengan visi Pemerintah Jawa Barat yaitu Tercapainya Masyarakat Jawa Barat yang Mandiri, Dinamis dan Sejahtera.
Secara geografis Desa Sukajadi terletak di ujung paling selatan Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis dan berbatasan langsung dengan Kecamatan Banjarsari, jarak dari UPI Kampus Tasikmalaya sekitar 50 km Batas-batas wilayah Desa Sukajadi adalah sebagai berikut : sebelah utara berbatasan dengan Desa Sidaharja Kecamatan Pamarican, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Sukasari Kecamatan Banjarsari, sebelah barat berbatasan dengan Desa Sindangrasa Kecamatan banjarsari dan Desa Kertahayu Kecamatan Pamarican, sebelah timur berbatasan dengan Desa Sukamukti.
Sejalan dengan program pemberdayaan masyarakat oleh PNPM-Mandiri Perdesaan di desa Sukajadi, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Tasikmalaya merealisasikan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) melalui kegiatan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya). Kegiatan yang dimulai bulan Juli 2011 ini dilaksanakan dalam upaya menciptakan masyarakat mandiri dan kreatif dengan memfungsikan keluarga dalam berbagai bidang karena Posdaya merupakan salah satu program pemerintah untuk mengembangkan Indeks Pembangunan Manusia dengan melibatkan perguruan Tinggi.
Posdaya adalah forum komunikasi, silahturahmi, advokasi, penerangan dan pendidikan sekaligus wadah kegiatan penguatan fungsi keluarga terpadu. Apabila memungkinkan Posdaya bisa dikembangkan sebagai wadah pelayanan kelaurga terpadu, utamanya pelayanan kesehatan, pendidikan, wirausaha, dan pengembangkan lingkungan yang memudahkan kelaurga berkembang secara mandiri.
Dilihat dari tujuan dan misi program yang dilaksanakan, terdapat kesamaan tujuan antara PNPM-Mandiri Perdesaan dan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) yaitu memberdayakan masyarakat guna menekan angka kemiskinan di Indonesia. Sasaran utama yang dituju adalah Rumah Tangga Miskin (RTM), anak putus sekolah, pemuda pengangguran dan kelompok masyarakat miskin.
Pelaksanaan pengabdian di Desa Sukajadi ini telah menghasilkan sebuah lembaga Posdaya yang bernama Posdaya SARIJADIMAJU yang dibentuk dengan SK Kades No.08/Kpts/2010. Nama Sarijadimaju diambil dari nama-nama dusun yang ada di Desa Sukajadi, yaitu Dusun Sukasari, Dusun Sukajadi, dan Dusun Sukamaju. Pemberian nama Sarijadimaju mempunyai maksud dan tujuan sebagai berikut :
1. Sebagai mitra pemerintah desa dalam rangka upaya menciptakan masyarakat yang berdaya, mandiri dan kreatif
2. Sebagai induk dari Sub-sub Posdaya yang dibentuk di Desa Sukajadi
3. Sebagai lembaga pemersatu bagi lembaga-lembaga yang ada di Desa Sukajadi, sebab kepengurusan Posdaya Sarijadimaju diambil dari perwakilan lembaga-lembaga yang ada di Desa Sukajadi
4. Menjadi Forum Komunikasi bagi pelaksanaan kegiatan-kegiatan sub Posdaya yang ada di Desa Sukajadi
5. Menjadi Pusat kegiatan pengembangan kegiatan posdaya di Desa Sukajadi.
Dalam pelaksanaan kegiatan pembentukan Posdaya, Tim PPM UPI menerapkan system pembuatan lembaga-lembaga dasar pembentuk Posdaya itu sendiri. Bentuk lembaga sub posdaya yang terbentuk adalah
1. Kelompok Lumbung Pangan “ Mandiri Barokah ” di Dusun Sukasari
2. Kelompok Pengrajin Sale “ Karyasari “ di Dusun Sukasari
3. Penguatan Kelompok Pendidikan Keterampilan Tata Busana “ Sinar Purnama “ di Dusun Sukasari”
4. Karang Taruna “ Tunas Muda “
5. Pembentukan PAUD, yang pada saat KKN berakhir masih perencanaan, namun saat ini setelah Pembangunan Gedung Madrasah Diniyyah dari PNPM-Mandiri Perdesaan sudah ada PAUD yang berdiri di Dusun Sukamaju.
Tidak cukup sampai disana, Tim PPM UPI mengembangkan Kelompok Lumbung Pangan “ Mandiri Barokah ” dengan membuat sarana prasarana yang refresentatif. Hal ini diproyeksikan untuk menangani kerawanan pangan masyarakat desa di musim paceklik. Selain itu, untuk meningkatkan wirausaha warga dengan memaksimalkan Kelompok Pengrajin Sale “ Karyasari “, diadakan pelatihan memproduksi sale yang berkualitas.
Dalam upaya mengurangi angka pengangguran dan penanggulangan remaja putus sekolah dan remaja lulus sekolah yang belum bekerja serta memberdayakan Karang Taruna “ Tunas Muda “, maka sangat perlu untuk sosialisasi mengenai pentingnya pendidikan keterampilan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan.
Tujuan umum dalam kegiatan ini adalah memotivasi anak agar belajar pendidikan keterampilan tata busana dalam upaya meningkatkan pendidikan keterampilan keluarga.
Tujuan khusus sosialisasi ini adalah :
1. Mengupayakan penambahan jumlah peserta didik di tempat kursus menjahit Sinar Purnama.
2. Memberikan penjelasan pentingnya pendidikan ketrampilan sebagai bekal menyongsong masa depan.
3. Bina remaja dalam bidang pendidikan luar sekolah melalui keterampilan menjahit.
Untuk mengembangkan potensi peternakan, diadakan kegiatan pelatihan beternak bebek dengan menjalin kerjasama antara tim Pengabdian Kepada Masyarakat UPI Kampus Tasikmalaya dengan Dinas Peternakan Kabupaten Ciamis. Antusias dari masyarakat dalam kegiatan ini terlihat jelas, hal ini terlihat dari adanya berbagai pertanyaan yang muncul dari peserta kegiatan. sehingga menambah keyakinan pada kami bahwa masyarakat sangat membutuhkan terkait kegiatan ini. Kegiatam ini diakhiri dengan memberikan stimulan bebek sebanyak 108 ekor. Besar harapan kami program ini sebagai langkah yang baik bagi masyarakat terutama dalam hal meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga semua berujung pada peningkatan penguatan ekonomi negara ini.

*) Taopik Rahman,S.Pd.
Tim PPM Desa Binaan UPI Kampus Tasikmalaya

SELAMAT DATANG

MARI MENATA KEBANGKITAN PENDIDIKAN INDONESIA !!!
BERSAMA KITA BISA !!!